Malang, 9 Juni 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari kancah prestasi mahasiswa Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Delegasi mahasiswa Matematika sukses memborong berbagai gelar juara dalam ajang bergengsi Kompetisi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (KST PTKI) II Tahun 2026. Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, para mahasiswa berhasil menunjukkan keunggulannya pada dua kategori perlombaan sekaligus, yaitu Lomba Batik Digital Nusantara dan Lomba Poster Ilmiah. Prestasi ini membuktikan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan ilmu sains dengan inovasi teknologi dan nilai-nilai keislaman serta budaya nusantara.
Pada kategori Lomba Batik Digital Nusantara yang mengusung subtema Sacred Geometry, tim dari UIN Malang berhasil meraih posisi Juara 2 dan Juara 3 sekaligus lewat karya-karya visual matematis yang sarat makna spiritual:
- Juara 2: Diraih oleh tim yang beranggotakan Miftahul Hidayah, Shevilla Aika Zahra, dan Siska Diva Pratiwi. Sukses memukau dewan juri melalui karya batik digital inovatif bertajuk “Arunika Fraktal Keimanan”. Karya ini memadukan keindahan teori fraktal matematika dengan filosofi spiritual yang mendalam.
- Juara 3: Diraih oleh tim yang beranggotakan Syah Zindatur Rusuli, Rafika Rizqi Fauziah, dan Muslichah. Tim ini mengangkat karya berjudul “Rumbai Singa: Manuskrip Visual Peradaban Islam Nusantara”, sebuah desain batik digital yang merepresentasikan sejarah dan kekayaan peradaban Islam di tanah air melalui pendekatan geometris.
Tidak hanya unggul dalam kreasi budaya digital, mahasiswa Matematika juga menunjukkan prestasinya di bidang riset dan solusi ketahanan pangan melalui kategori Lomba Poster Ilmiah dengan subtema Inovasi Sains dan Teknologi untuk Ketahanan Energi dan Pangan. Melalui kerja sama tim lintas program studi, Sheryllaisa Ekma Fi Azzahra (Mahasiswa Prodi Matematika) bersama rekan kolaboratornya, Yasmin Winda Masruroh (Prodi Informatika) dan Arti Meida Rohma (Prodi Biologi), berhasil meraih Juara 2. Mereka mengusung karya ilmiah inovatif berjudul “MORIFRESH: Smart Food Indicator Berbasis Ekstra Kelor (Moringa oleifera) Untuk Mengurangi Limbah Pangan”. Inovasi indikator makanan ini memanfaatkan ekstrak bahan alam lokal untuk mendeteksi kesegaran pangan secara langsung, sebuah solusi cerdas dalam menekan angka food waste nasional.
Program Studi Matematika UIN Malang menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh juara yang telah mengharumkan nama program studi dan universitas di level nasional. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemantik motivasi dan inspirasi bagi seluruh mahasiswa Matematika lainnya untuk terus aktif berkarya, berinovasi, dan menembus batas-batas prestasi di masa yang akan datang.
Selamat kepada para pemenang! Teruslah menginspirasi dan membawa kemaslahatan bagi umat melalui integrasi sains, teknologi, dan peradaban.





