Malang, 7 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan daya saing lulusan di kancah internasional dan menyongsong pemberlakuan kurikulum baru, Program Studi Matematika, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan forum akademis bertajuk “Curriculum Review and International Benchmarking: Preparing Graduates for Global Competitiveness”. Kegiatan yang meninjau draf dokumen Kurikulum 2026 ini menghadirkan pakar matematika komputasi global terkemuka, Prof. Mario Rosario Guarracino, sebagai narasumber utama.
Acara penting ini turut dihadiri secara langsung oleh Kepala Pengembangan Kurikulum Universitas, Dr. Abdussakir, M.Pd, serta Ketua Program Studi Matematika, Dr. Fachrur Rozi, M.Si. Kehadiran pimpinan ini menegaskan komitmen kuat universitas dalam menyelaraskan mutu kurikulum lokal dengan standar internasional.
Dalam sambutannya, Dr. Fachrur Rozi, M.Si, menyampaikan bahwa perumusan Kurikulum 2026 ini didasarkan pada hasil refleksi mendalam dari dokumen evaluasi mandiri (self-study) berbasis Outcome-Based Education (OBE). “Langkah ini krusial untuk memastikan agar kompetensi sains data, matematika murni, maupun terapan yang didapatkan mahasiswa tetap relevan dengan pesatnya disrupsi teknologi, tanpa kehilangan identitas integrasi Islam yang menjadi ciri khas UIN Malang,” ungkapnya.
Saat ini, Program Studi Matematika UIN Malang sejatinya telah memiliki fondasi kurikulum dan reputasi yang sangat kokoh. Di tingkat nasional, prodi ini telah mengantongi predikat akreditasi “Unggul” dari LAMSAMA. Tidak hanya itu, komitmen mutu prodi ini juga telah diakui dunia internasional lewat kepemilikan sertifikasi akreditasi internasional dari ASIIN (Jerman) yang valid hingga tahun 2031.
Melalui modal 148 SKS yang terbagi ke dalam 5 bidang konsorsium keilmuan (Algebra, Mathematical Analysis, Computational Mathematics, Statistics and Actuarial Science, serta Applied Mathematics), kurikulum baru ini dirancang presisi untuk mengantarkan mahasiswa menuju enam profil lulusan utama, termasuk sebagai Data Scientist, Programmer, dan Praktisi.
Meskipun dinilai memiliki struktur yang kuat, Prof. Mario menjabarkan enam area prioritas yang perlu dipertajam oleh tim pengembang kurikulum agar lulusan UIN Malang dapat dilirik oleh pengguna lulusan (employer) secara global:
Integrasi Bahasa Inggris (English Integration): Diperlukan ekspansi penggunaan bahasa Inggris, tidak hanya pada mata kuliah dasar, melainkan hingga subset mata kuliah inti seperti Aljabar dan Analisis, termasuk opsi penyediaan jalur skripsi berbahasa Inggris.
Spesialisasi Aktuaria: Memperjelas kemunculan mata kuliah spesifik aktuaria (seperti Actuarial Mathematics atau Risk Theory) di dalam kurikulum konsorsium, agar sejalan dengan jalur profesi PAI/SOA.
Jalur Riset Sarjana (Undergraduate Research Pipeline): Mengarahkan luaran mata kuliah Metodologi Penelitian dan Skripsi agar berorientasi pada publikasi jurnal ilmiah eksternal demi mendongkrak sitasi.
Penguatan Konten Sains Data & AI: Mempertegas peta mata kuliah pilihan komputasi mutakhir yang sudah ada (seperti Machine Learning dan Neural Networks) agar sekuens pengambilannya efektif mendukung tugas akhir mahasiswa.
Internasionalisasi Mobilitas Kredit (MBKM): Memanfaatkan slot MBKM yang sudah terdesain apik di semester 5-7 untuk dikerjasamakan dengan departemen matematika di universitas bereputasi global di ASEAN maupun dunia Islam.
Strategi Diferensiasi Berbasis Integrasi Islam: Mengonversi kurikulum integratif yang kuat (Bahasa Arab, Studi Al-Qur’an dan Hadis) menjadi payung riset institusional yang unik, seperti matematika keuangan syariah, yang menjadi pembeda dari kampus sekuler lainnya.
Menanggapi hasil review tersebut, Kepala Pengembangan Kurikulum Universitas, Dr. Abdussakir, M.Pd, menyambut baik masukan konstruktif tersebut. Tim Pengembang Kurikulum Prodi Matematika direncanakan akan segera menggelar rapat konsorsium lanjutan untuk memilih 2 hingga 3 skala prioritas yang dapat dieksekusi dalam waktu dekat.
Langkah taktis yang akan diambil di antaranya adalah melakukan survei pemetaan minat mahasiswa pada mata kuliah kecerdasan buatan, guna memastikan ketercapaian profil lulusan Data Scientist berjalan optimal, serta memperluas jejaring MoA kerja sama MBKM ke tingkat internasional.
Dengan tuntasnya kegiatan review ini, Kurikulum 2026 Matematika UIN Malang siap melangkah mantap menjadi kiblat pendidikan matematika yang unggul, kompetitif di level dunia, serta berkarakter ulul albab.





