Malang, 11 Desember 2025 – Reputasi akademik dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dr. Usman Pagalay, M.Si, dosen Program Studi Matematika UIN Malang, diundang sebagai Penguji Luar dalam Sidang Promosi Doktor di Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Universitas Lambung Mangkurat.
Sidang terbuka yang berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025 tersebut dilaksanakan untuk menguji promovenda Yuni Yulida. Dalam kesempatan ini, Dr. Usman Pagalay bergabung dengan dewan penguji lainnya untuk membedah disertasi berjudul “Model Matematika Penyebaran Penyakit Tuberkulosis Paru ditinjau dari Faktor Lingkungan.”
Kontribusi Matematika dalam Isu Lingkungan
Kehadiran Dr. Usman sebagai penguji luar bukan tanpa alasan. Keahliannya dalam bidang pemodelan matematika menjadi instrumen krusial untuk memvalidasi temuan penelitian Yuni Yulida. Disertasi tersebut membahas bagaimana variabel-variabel lingkungan memengaruhi pola penyebaran penyakit Tuberkulosis (TB) Paru, yang kemudian diformulasikan ke dalam model matematika untuk memprediksi serta mengendalikan laju penularannya.
“Kolaborasi lintas disiplin antara matematika dan ilmu lingkungan sangat penting dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat saat ini. Model yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi kebijakan pengendalian TB yang lebih efektif,” ujar Dr. Usman di sela kegiatan.
Peningkatan Jejaring Akademik
Undangan ini sekaligus memperkuat jejaring kerja sama akademik antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan Universitas Lambung Mangkurat. Selain sebagai bentuk pengakuan atas kapasitas kepakaran personal Dr. Usman Pagalay, hal ini juga mencerminkan kualitas SDM yang dimiliki oleh Prodi Matematika UIN Malang di kancah pendidikan tinggi Indonesia.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Malang menyambut baik pencapaian ini. Beliau menyampaikan bahwa keterlibatan dosen dalam sidang promosi doktor di universitas lain merupakan wujud nyata kontribusi keilmuan terhadap masyarakat luas serta penguatan posisi institusi dalam kancah akademik nasional.
Sidang berlangsung khidmat dan lancar, dengan hasil yang memuaskan bagi promovenda. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi civitas akademika lainnya untuk terus berkarya dan berkolaborasi di tingkat nasional maupun internasional.





